Translate provided by Google

           

Isu Utama Dalam Orientasi Strategis CSAT

Isu disekitar ‘apa yang dimaksud dengan masyarakat sipil'. Istilah masyarakat sipil dan organisasi masyarakat sipil (CSO) sering membuat bingung atau digunakan sekenanya. Adalah penting untuk dapat membedakan macam – macam organisasi ini, karena sebuah CSO bisa sekali tidak mewakili aspirasi kebutuhan sektor - dan terus terang saja bahwa dalam kasus ini kompetisi dan konflik dikalangan CSO adalah hal yang sangat biasa dan umum. Yang lebih penting bahwa ada asumsi dibalik fokus masyarakat sipil/organisasi masyarakat sipil: asumsi bahwa mereka mewakili komunitas. walaupun CSO dianggap memahami kebutuhan komunitas dan menjangkau mereka, namun belum tentu pantas untuk mewakili mereka, ini artinya legitimasi dipaksakan. Banyak organisasi yang bisa diklasifikasikan sebagai CSO yang tidak memiliki akutabilitas untuk mewakili komunitas dan juga tidak sepantasnya melakukan klaim. Banyak juga dari organisasi yang diklasifikasikan sebagai CSO mungkin memiliki hubungan dekat dengan komunitas karena melayani namun pada saat yang sama sangat ekslusif dalam keputusan – keputusan yang diambilnya, terutama bagi komunitas kelompok marjinal/terpinggirkan.

CSO yang lebih besar dan sudah lama ada otomatis sudah lebih berkembang – organisasi – organisasi ini biasanya memiliki profil untuk menjadi PR atau SR bagi kebanyakan proyek Global Fund, para organisasi – organisasi tersebut tidak bisa langsung diasumsikan memiliki hubungan kuat yang sehat dengan komunitas dan secara perlahan berubah menjadi agensi pemberi kontrak - ada kemungkinan besar bahwa kepentingan akar (kelompok kecil) yang mereka punya menjadi dikompromikan dengan agensi pendanaan (funding agency). Harus jelas juga bahwa keadaan ini bukan berarti CSO adalah anti komunitas - bagaimanapun juga mereka sering membutuhkan bantuan dalam berhadapan dengan ketegangan yang muncul antara 'kewajiban mereka kepada komunitas' dan 'kewajiban mereka kepada agensi pendanaan maupun kewajiban kepada ketuanya yang umumnya adalah jabatan seumur hidup/kecuali bila mengundurkan diri'. Sangatlah penting bagi CSAT untuk mengakui dan mengenali ketegangan ini dan melihat promosi kepentingan komunitas sebagai mandat CSAT.

Proyek CSAT saat ini memiliki outline yang mengaris bawahi 'penghubungan' dukungan teknis melalui kantor Regional. Walaupun memiliki Organisasi Regional yang berfokus pada sistim 'broker' (seperti Technical Support Facilities - TSF) harus dipahami bahwa sistim ini sangat responsif walaupun bisa saja lamban dalam memfasilitasi serta merespon kebutuhan dukungan teknis masyarakat sipil/CSO pada tingkat negara karena beberapa hal. Laporan dari banyak sumber termasuk informasi yang didapat selama masa konsultasi CSAT adalah kebutuhan pengembangan pada tingkat negara/Nasional seperti jaringan, koordinasi dan kapasitas program masyarakat sipil/CSO. Secara krusial ditemukan juga fakta bahwa tidak semua CSO dapat menentukan tipe dukungan teknis yang mereka butuhkan, sehingga ini berimplikasi kepada adanya kebutuhan untuk penguatan masyarakat sipil sebagai sebuah sektor yang harus dikuatkan pada tingkat Nasional. Hasil akhir dari CSAT akan sangat bergantung pada kemampuan untuk pro-aktif dan kemampuan untuk berkontribusi pada masalah Nasional, dalam pemecahan masalah tanpa menganggu arah Regional. Adalah penting bagi CSAT untuk dapat menarik TSF, HIV/AIDS Alliance dan organisasi dengan domain dukungan teknis lainnya sebagai sumberdaya, tanpa CSAT mereplikasi apa yang dilakukan oleh TSF, HIV/AIDS Alliance dan organisasi serupa.

CSAT seringkali ingin dapat memberikan dukungan teknis langsung bagi organisasi yang membutuhkan - namun mandat CSAT memang secara tegas memberikan batasan untuk tidak melakukannya, sebagai pemenuhan terhadap kesenjangan tersebut beberapa mitra CSAT yang memiliki kemampuan untuk memberikan dukungan teknis diharapkan bisa melakukannya segera. CSAT memiliki cakupan kerja yang amat ambisius; oleh karena itu sangatlah penting untuk menggunakan sumberdaya CSAT yang amat terbatas dengan cara yang paling fokus, untuk memfasilitasi peningkatan dukungan kepada masyarakat sipil daripada untuk menyediakan dukungan secara langsung. Projek ini memiliki outline yang ditempatkan secara signifikan terhadap garis masalah pada tingkat dana Global Fund dengan individu terutama dengan rekomendasi titik awal dimana implementasi Global masih membutuhkan peningkatan. Sangatlah penting kinerja dana Global Fund diarahkan untuk dapat mencapai indikator kunci proyek.

Analisis yang digunakan oleh Global Fund tidak melihat dan mempertimbangkan isu - isu yang sangat relevan bagi masyarakat sipil/CSO, seperti pelibatan masyarakat sipil/CSO dalam pengelolaan dana, fokus komunitas, kepantasan strategi dan rancangan proyek, kebutuhan fasilitasi berdaya populasi kunci, dll. Kinerja dana yang buruk dari perspektif Global Fund mungkin memiliki hubungan dengan kondisi yang ada - tetapi tidak harus selalu seperti itu. Berfokus pada CSO yang melakukan implementasi sebagai PR mungkin sekali tidak akan menyelesaikan masalah ini, karena sedikit sekali dana yang ada pada kategori ini (termasuk definisi dari masyarakat sipil/CSO). Untuk merefleksikan keprihatinan yang lebih luas, CSAT akan mengembangkan kriteria tambahan dalam melakukan identifikasi pendanaan sebagai 'implementas Global Fund yang perlu ditingkatkan'/underperforming dari perspektif masyarakat sipil dan melakukan advokasi agar perbaikan ini diambil oleh Global Fund sebagai salah satu hal dalam program mereka. Isu kedua terkait fokus pendanaan adalah pengalaman yang memperlihatkan masalah 'kinerja pendanaan yang masih perlu peningkatan' tidak selalu berhubungan langsung dengan 'kapasitas' dari PR; tetapi dari banyak segi dimana pendanaan diselenggarakan. Solusi dari buruknya kinerja pendanaan melibatkan 'perbaikan' sesuatu didalam CCM (dengan asumsi bahwa dapat CCM menerima untuk 'diperbaiki' yang mungkin sekali tidak, bila ada pertanyaan mengenai konflik). Setiap Negara yang menerima pendanaan biasanya memiliki beberapa hal terkait dana perlu serta akan dikompromikan dengan sistim yang ada. Dari sisi pandang masyarakat sipil/CSO, bekerja didalam sistim ini dapat meningkatkan akuntabilitas kemampuan masyarakat sipil pada komunitas dan suara pada tingkat Nasional melalui koordinasi yang ditingkatkan, jaringan dan advokasi.